Prabowo di Miangas: Dari KTT ASEAN ke Pulau Terluar, Sapa Warga dan Anak Sekolah

Author Image

Terbit

9 Mei 2026, 13:16 WIB

Prabowo di Miangas: Dari KTT ASEAN ke Pulau Terluar, Sapa Warga dan Anak Sekolah
Prabowo di Miangas: Dari KTT ASEAN ke Pulau Terluar, Sapa Warga dan Anak Sekolah

Presiden.co.id – 09 Mei 2026 | JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, pada Sabtu (9/5/2026). Kunjungan ini dilakukan tak lama setelah Presiden menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, pada 7-8 Mei 2026.

Presiden Prabowo tiba di Pulau Miangas, pulau paling utara Indonesia yang berbatasan langsung dengan Filipina, sekitar pukul 09.45 WIB. Kedatangannya disambut hangat oleh masyarakat setempat, termasuk para siswa sekolah. Dalam agenda kunjungannya, Presiden dijadwalkan untuk bertemu dengan masyarakat dan meninjau fasilitas kesehatan di puskesmas, menegaskan kehadiran negara hingga ke pelosok tanah air.

Setibanya di Miangas, Presiden Prabowo disambut oleh sejumlah menteri dan petinggi TNI. Beliau didampingi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono. Turut hadir pula Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Momen kedatangan Presiden di Pulau Miangas diwarnai interaksi hangat. Sebelum melanjutkan agenda, Presiden sempat berbincang dan berfoto bersama petugas bandara, menunjukkan kedekatan dengan masyarakat. Beliau kemudian menaiki kendaraan taktis Pindad Maung untuk melanjutkan perjalanannya.

Salah satu agenda penting Presiden di Miangas adalah kunjungan ke SMKN 2 Talaud. Di sana, Presiden Prabowo disambut meriah oleh para siswa dan warga yang telah berkumpul. Anak-anak sekolah menyambut kedatangan Presiden dengan lagu-lagu patriotik seperti ‘Maju Tak Gentar’ dan lagu khusus tentang Pulau Miangas. Sebuah lirik lagu tentang Miangas yang dinyanyikan anak-anak menggambarkan keindahan dan harapan pulau tersebut: “Pulau Miangas jauh terpisah, dari kepulauan Indonesia. Satu pulau perbatasan. Itu sungguh tanahku pujaanku, walaupun sering-sering ditimpa bencana alam. Tinggi lah harapan setiap massa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Hidupku aman sentosa.”

Presiden Prabowo lantas mengajak para siswa untuk bernyanyi bersama. Dengan penuh semangat, beliau memimpin mereka menyanyikan lagu-lagu ceria seperti ‘Di Sini Senang’, ‘Hymne Guru’, dan ‘Kasih Ibu’. Momen kebersamaan ini menunjukkan kehangatan dan kedekatan Presiden dengan generasi muda di pulau terluar.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden Prabowo juga tidak lupa memberikan perhatian lebih kepada masyarakat dan dunia pendidikan di Miangas. Beliau menyerahkan sejumlah bantuan yang sangat berarti, antara lain 200 modem internet, 200 unit telepon genggam, 1000 paket sembako, dan 300 paket alat tulis sekolah (school kit). Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan akses digital dan kualitas pendidikan di pulau tersebut.

Pulau Miangas sendiri memiliki karakteristik unik. Berada di ujung utara Indonesia, pulau ini menjadi garda terdepan perbatasan dengan Filipina. Dengan luas sekitar 3.5 km persegi, pulau ini dihuni oleh 823 jiwa dari 232 Kepala Keluarga. Statusnya sebagai Kecamatan Khusus Miangas semakin menyoroti pentingnya pulau ini sebagai bagian integral dari kedaulatan dan pembangunan Indonesia.

Sebelumnya, KTT ASEAN ke-48 yang dihadiri Presiden Prabowo di Filipina membahas penguatan komitmen negara-negara Asia Tenggara dalam menghadapi tantangan global, khususnya di bidang ketahanan pangan dan energi. Isu utama yang mengemuka adalah respons kolektif ASEAN terhadap dampak situasi geopolitik global, termasuk konflik di Timur Tengah yang berpotensi mempengaruhi kawasan.

Kunjungan Presiden Prabowo ke Pulau Miangas ini menjadi penegasan komitmen pemerintah untuk hadir dan memperhatikan seluruh wilayah Indonesia, termasuk pulau-pulau terluar yang memiliki posisi strategis.

Related Post

Terbaru