Veda Ega Pratama Pecahkan Rekor, Jadi Rookie Terbaik Moto3 2026!

Author Image

Terbit

12 Mei 2026, 16:17 WIB

Veda Ega Pratama Pecahkan Rekor, Jadi Rookie Terbaik Moto3 2026!
Veda Ega Pratama Pecahkan Rekor, Jadi Rookie Terbaik Moto3 2026!

Presiden.co.id, 12 Mei 2026 –Le Mans – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional. Dalam lima seri balapan Moto3 2026 yang telah dilakoni, Veda berhasil menempati posisi kelima klasemen sementara dengan raihan 50 poin. Pencapaian ini menjadikannya sebagai rookie terbaik sejauh ini, sebuah rekor yang belum pernah dicapai pembalap Indonesia sebelumnya di Kejuaraan Dunia Balap Motor.

Perjalanan Veda di musim 2026 diawali dengan performa yang menjanjikan. Meski baru pertama kali turun di kelas Moto3, pembalap yang dijuluki ‘Si Bayi Veda’ ini menunjukkan konsistensi luar biasa. Puncaknya terjadi di Sirkuit Bugatti, Le Mans, Prancis, pada Minggu (10/5/2026), di mana ia berhasil finis di posisi keempat dalam balapan yang diguyur hujan deras.

Balapan Moto3 Prancis tersebut menjadi ujian berat bagi Veda. Mengawali start dari posisi keenam, ia sempat tercecer ke luar sepuluh besar pada lap-lap awal akibat kondisi lintasan yang licin dan penuh drama. Banyak pembalap lain yang terjatuh, namun Veda menunjukkan kedewasaan mental yang luar biasa. Ia berhasil menemukan ritme yang tepat, membangun kecepatannya secara perlahan namun pasti, dan memanfaatkan momen untuk merangsek naik.

Meskipun sempat berpeluang meraih podium, kendala teknis pada ban belakang di putaran terakhir membuatnya harus puas mengamankan posisi keempat. Namun, hasil ini tetap diapresiasi tinggi oleh Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama. Ia memuji Veda yang mampu mengelola situasi sulit dengan cerdas dan menunjukkan kecepatan yang kuat untuk pulih dari posisi awal yang merosot.

“Veda mengalami momen sulit di awal dan kehilangan beberapa posisi selama lap pertama, tetapi setelah itu kecepatannya sangat kuat dan dia mulai pulih selangkah demi selangkah hingga berjuang untuk posisi podium menjelang akhir balapan,” ujar Hiroshi Aoyama. Ia menambahkan bahwa finis di posisi keempat di balapan basah pertamanya di level Grand Prix merupakan hasil yang sangat positif dan pengalaman penting bagi Veda.

Pencapaian Veda di Le Mans ini mempertegas statusnya sebagai pembalap Indonesia terbaik di Kejuaraan Dunia Balap Motor. Dengan 50 poin, ia unggul jauh dari rookie terbaik kedua, Brian Uriarte, yang baru mengumpulkan 29 poin. Veda juga hanya berjarak tiga poin dari Alvaro Carpe di posisi ketiga klasemen.

Sebelumnya, Veda juga telah mencetak sejarah dengan meraih podium ketiga di Moto3 Brasil 2026 pada 22 Maret lalu. Ini menjadikannya pembalap Indonesia pertama yang mampu merasakan podium di ajang Kejuaraan Dunia Balap Motor. Capaian ini melampaui rekor pembalap Indonesia terbaik sebelumnya, Mario Suryo Aji, yang mengakhiri Moto2 2025 dengan delapan poin.

Di balik performa gemilangnya, Veda Ega Pratama juga mendapat dukungan sponsor pribadi dari produk asli Indonesia, Antangin, yang logonya terpampang di helmnya. Dukungan ini memperkuat posisinya sebagai pembalap potensial yang didukung penuh oleh merek lokal, bersanding dengan MS Glow For Men.

Perjalanan Veda di Moto3 2026 masih panjang dengan total 22 seri balapan. Setelah seri Prancis, Veda dijadwalkan akan melanjutkan perjuangannya di seri Catalunya pada 15-17 Mei 2026. Dengan performa yang konsisten dan rekor yang terus dipecahkan, Veda Ega Pratama berpotensi mencetak lebih banyak sejarah lagi bagi dunia balap motor Indonesia.

Fakta Menarik Veda Ega Pratama di Moto3 2026 (setelah 5 seri):

  • Siapa: Veda Ega Pratama, pembalap muda Indonesia.
  • Apa: Menjadi rookie terbaik Moto3 2026 dan menempati posisi kelima klasemen sementara dengan 50 poin.
  • Kapan: Lima seri balapan pertama Moto3 2026, dengan pencapaian terbaru finis keempat di Moto3 Prancis (10 Mei 2026).
  • Di mana: Berkompetisi di ajang Moto3 2026, dengan seri Prancis di Sirkuit Bugatti, Le Mans.
  • Mengapa: Menunjukkan performa konsisten, kedewasaan mental di lintasan basah, dan kemampuan untuk bangkit dari posisi awal yang sulit.
  • Bagaimana: Finis keempat di Moto3 Prancis setelah start dari posisi keenam, dan sebelumnya meraih podium ketiga di Moto3 Brasil.

Related Post

Terbaru