Presiden.co.id – 28 Juli 2026 | New York AG Letitia James Opposes the Crypto Bill Coinbase Wants Passed August 3, menjadi topik hangat dalam beberapa hari terakhir. Jaksa Agung New York, Letitia James, menentang rancangan undang-undang kripto yang diinginkan oleh Coinbase untuk disetujui pada tanggal 3 Agustus. Rancangan undang-undang ini, yang disebut Digital Asset Market Clarity Act, akan memberikan kekuasaan kepada Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas (CFTC) untuk mengatur pasar kripto.
Latar Belakang
Rancangan undang-undang ini telah disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat pada bulan Juli 2025 dengan suara 294-134. Namun, Letitia James khawatir bahwa rancangan undang-undang ini akan melemahkan upaya penegakan hukum negara bagian dan lokal dalam menangani penipuan di pasar kripto. Ia berpendapat bahwa rancangan undang-undang ini akan mengambil alih kekuasaan negara bagian untuk mengatur dan melindungi investor.
Kerugian Penipuan Kripto
Letitia James juga menyatakan bahwa kerugian akibat penipuan kripto sangat besar dan terus meningkat. Ia menyebutkan beberapa contoh penipuan kripto yang telah terjadi, termasuk penipuan yang dilakukan melalui kelompok doa gereja Haiti dan iklan Facebook yang menargetkan penutur bahasa Rusia. Ia juga menyebutkan bahwa rata-rata korban penipuan kripto kehilangan sekitar $62.604.
Baca Juga
Siapa yang Menangkap Pelaku Penipuan Kripto?
Letitia James juga menekankan bahwa lembaga penegakan hukum negara bagian dan lokal adalah yang paling efektif dalam menangani penipuan kripto. Ia menyatakan bahwa lembaga ini menangani sekitar 99,5% dari semua kasus kriminal dan 98,8% dari semua penangkapan. Sementara itu, otoritas federal hanya menangani sekitar 1,2% dari kasus kriminal.
Apa yang Terjadi Selanjutnya?
Rancangan undang-undang ini masih dalam proses pembahasan di Senat. Letitia James telah mengirimkan kasusnya ke panel investigasi Senat dan berharap bahwa rancangan undang-undang ini tidak akan disetujui. Sementara itu, Coinbase telah menyatakan bahwa rancangan undang-undang ini sangat penting untuk mengembangkan industri kripto dan berharap bahwa rancangan undang-undang ini akan disetujui secepatnya.
New York AG Letitia James Opposes the Crypto Bill Coinbase Wants Passed August 3, ini menunjukkan bahwa pertarungan sengit masih terus berlangsung di balik rancangan undang-undang kripto. Apakah rancangan undang-undang ini akan disetujui atau tidak, masih belum dapat diprediksi. Namun, satu hal yang jelas adalah bahwa industri kripto masih memerlukan regulasi yang jelas dan efektif untuk melindungi pengguna dan mencegah penipuan.



