Radiant Capital Tutup Operasi DAO 18 Bulan Setelah Eksploitasi Senilai $50 Juta: Pelajaran Pahit bagi DeFi

Author Image

Terbit

2 Juni 2026, 15:25 WIB

Radiant Capital Tutup Operasi DAO 18 Bulan Setelah Eksploitasi Senilai $50 Juta: Pelajaran Pahit bagi DeFi
Radiant Capital Tutup Operasi DAO 18 Bulan Setelah Eksploitasi Senilai $50 Juta: Pelajaran Pahit bagi DeFi

Presiden.co.id – 02 Juni 2026 | Radiant Capital secara resmi mengumumkan penghentian operasi DAO (Decentralized Autonomous Organization) pada 1 Juni 2026, tepat 18 bulan setelah mengalami eksploitasi besar-besaran yang mengakibatkan kerugian lebih dari $50 juta pada Oktober 2024. Keputusan ini diambil setelah upaya pemulihan yang panjang gagal mengembalikan dana yang hilang. Radiant Capital Ends DAO Operations 18 Months After $50 Million Exploit menjadi berita pahit bagi komunitas DeFi, menandai akhir dari salah satu protokol pinjaman lintas rantai yang sempat populer.

Proses wind-down atau penutupan tertib ini memungkinkan pengguna tetap mengakses kontrak pintar untuk menarik dana, membayar pinjaman, dan mengklaim hadiah. Radiant Capital memastikan bahwa semua kontrak pintar tetap tidak dapat diubah dan dapat diakses di rantai. Langkah ini diambil setelah DAO gagal mendapatkan pendanaan baru dari investor strategis atau hibah ekosistem, sementara pendapatan protokol terus menurun akibat hilangnya kepercayaan pengguna.

Kronologi Kehancuran Radiant Capital

Eksploitasi pada Oktober 2024 bukanlah pukulan pertama bagi Radiant Capital. Sebelumnya, pada Januari 2024, protokol ini mengalami serangan flash loan yang mengakibatkan kerugian sekitar 1.900 ETH. Untuk menutupi utang buruk, DAO terpaksa menggunakan dana treasury, yang secara signifikan mengurangi cadangan operasional. Radiant Capital Ends DAO Operations 18 Months After $50 Million Exploit semakin menegaskan bahwa kegagalan pemulihan dana menjadi pemicu utama penutupan.

Setelah eksploitasi Oktober 2024, Radiant Capital bekerja sama dengan zeroShadow untuk melacak dan memulihkan dana. Namun, setelah 18 bulan, tidak ada satu pun dana yang berhasil dikembalikan. Kondisi ini diperparah dengan penurunan kepercayaan pengguna dan penurunan pendapatan protokol yang berkelanjutan. Tanpa adanya prospek pemulihan yang jelas, DAO memutuskan untuk menghentikan pengembangan aktif dan fokus pada keamanan pengguna serta upaya pemulihan yang masih berlangsung.

Dampak pada Pengguna dan Pasar

Setelah pengumuman wind-down, token RDNT mengalami penurunan 4,4% menjadi $0,001444, dengan total penurunan 99,1% dari harga tertinggi sepanjang masa di $0,5853 pada September 2022. Pengguna masih dapat mengakses dana mereka melalui kontrak pintar, tetapi peminjaman di semua pasar Core dan RIZv1 dinonaktifkan, emisi token RDNT dihentikan, dan penggunaan treasury dibatasi hanya untuk operasi esensial. Situs web dan front-end akan tetap aktif hingga akhir tahun, sementara kanal dukungan seperti Discord, Telegram, dan X akan beroperasi dengan respons yang lebih lambat.

Meskipun operasi dihentikan, upaya pemulihan dana belum berakhir. Portal remediasi akan tetap online tanpa batas waktu, dan zeroShadow tetap terlibat sesuai sumber daya yang tersedia. Jika ada dana yang berhasil dipulihkan, akan didistribusikan langsung kepada pengguna yang terkena dampak eksploitasi Oktober 2024.

Pelajaran untuk DeFi 3.0

Dalam pernyataan penutupnya, tim Radiant Capital menyoroti bahwa industri DeFi sedang bertransisi menuju fase baru yang mereka sebut DeFi 3.0. Dalam fase ini, keamanan bukan lagi sekadar fitur, melainkan produk utama yang dievaluasi oleh institusi. Alokator modal kini lebih memperhatikan properti struktural daripada imbal hasil nominal. Isolasi risiko, perilaku deterministik di bawah tekanan, keamanan operasional, dan jalur pemulihan yang kredibel menjadi faktor penentu dalam alokasi modal.

Radiant Capital Ends DAO Operations 18 Months After $50 Million Exploit memberikan pesan langsung bagi protokol DeFi masa depan: mereka akan dinilai tidak hanya dari kinerja dalam kondisi ideal, tetapi juga dari cara mereka gagal. Desain penahanan (containment design) dan rencana pemulihan yang telah dibangun sebelumnya menjadi esensial. Kejatuhan Radiant Capital menjadi studi kasus tentang pentingnya keamanan siber yang ketat, diversifikasi risiko, dan rencana kontinjensi yang matang.

Kesimpulannya, penutupan Radiant Capital adalah pengingat pahit bahwa ekosistem DeFi masih rentan terhadap eksploitasi dan kegagalan tata kelola. Radiant Capital Ends DAO Operations 18 Months After $50 Million Exploit menandai akhir dari sebuah era, namun juga membuka jalan bagi inovasi yang lebih aman dan bertanggung jawab di masa depan.

Related Post

Terbaru