Hyperliquid Explains $57 Million SK Hynix Perp Liquidations After Oracle Anomaly, Apa yang Terjadi?

Author Image

Terbit

28 Juli 2026, 19:15 WIB

Hyperliquid Explains $57 Million SK Hynix Perp Liquidations After Oracle Anomaly, Apa yang Terjadi?
Hyperliquid Explains $57 Million SK Hynix Perp Liquidations After Oracle Anomaly, Apa yang Terjadi?

Presiden.co.id – 28 Juli 2026 | Hyperliquid Explains $57 Million SK Hynix Perp Liquidations After Oracle Anomaly menjadi topik hangat dalam beberapa hari terakhir. Kontrak perp SK Hynix di Hyperliquid, xyz:SKHYNIX, mengalami penurunan sebesar 17,9% pada hari Selasa setelah adanya cetakan harga yang buruk di Seoul. Sekitar $57,4 juta dalam posisi long dilikuidasi di seluruh 960 akun.

Apa yang Menyebabkan Kecelakaan SK Hynix Perp di Hyperliquid?

Pemicu kejadian ini berasal dari NXT, sebuah alternatif venue saham Korea Selatan yang diluncurkan pada Maret 2025. NXT beroperasi dari pukul 8 pagi hingga 8 malam waktu setempat, sementara Korea Exchange, pasar utama, hanya beroperasi dari pukul 9 pagi hingga 3.30 sore. Jam tambahan ini relatif sepi.

Sebuah pesanan pra-pasar yang tidak biasa di NXT menilai satu saham SK Hynix seharga 1.272.000 won. Meskipun tidak ada konfirmasi dari perusahaan, traders di Hyperliquid melaporkan angka tersebut. SK Hynix sebelumnya ditutup pada harga 1.785.000 won, menurut data Yahoo Finance. Ini berarti keruntuhan sebesar 28,7%.

Mengapa Kontrak Perp Turun 17,9% dan Bukan 28,7%?

Kontrak perp jatuh jauh lebih rendah daripada cetakan harga yang mendasarinya. Hal ini tidak terjadi secara kebetulan, melainkan merupakan desain. Trade.xyz, platform yang mengoperasikan kontrak perp, memiliki batasan pada seberapa jauh harga dapat bergerak menggunakan apa yang disebut discovery bounds. Spesifikasi yang dipublikasikan memberikan xyz:SKHYNIX batasan instant 10% dan satu reset yang diizinkan.

Dengan demikian, lantai yang keras 19% di bawah referensi sesi membuat kontrak perp turun 17,9%, yang berhenti tepat di dalam lantai tersebut. Analisis on-chain yang dipublikasikan oleh MarketsAlpha menunjukkan sekitar 960 akun long ditutup dan kerugian yang direalisasikan sekitar $17,3 juta. Sementara itu, sekitar $10,8 juta dibukukan di seluruh 100 akun short yang profitable.

Hyperliquid dan Tanggung Jawabnya

Hyperliquid menjelaskan bahwa mereka tidak bertanggung jawab atas kejadian ini karena kontrak perp dioperasikan oleh Trade.xyz di bawah kerangka kerja yang disebut HIP-3. Distingsi ini menentukan siapa yang mengontrol umpan harga dan siapa yang dapat dihukum atasnya. Hyperliquid hanya menyediakan salah satu komponen yang menentukan harga, yaitu median on-chain dari perdagangan terakhir, best bid, dan best ask.

Ilensinc, anggota tim Hyperliquid, menjelaskan dalam Discord bahwa Hyperliquid adalah blockchain yang permissionless, yang memungkinkan tim yang berbeda untuk mengoperasikan pasar di atasnya. Masalah yang terjadi dengan kontrak perp SK Hynix bukanlah tanggung jawab Hyperliquid, melainkan Tim XYZ yang mengoperasikan pasar tersebut.

Kesimpulan

Hyperliquid Explains $57 Million SK Hynix Perp Liquidations After Oracle Anomaly menunjukkan kompleksitas dalam operasi kontrak perp dan pentingnya memahami mekanisme yang mengatur harga. Dengan adanya discovery bounds, keruntuhan harga yang signifikan dapat dihindari, namun hal ini juga menimbulkan pertanyaan tentang tanggung jawab dan risiko yang terlibat dalam operasi kontrak perp. Hyperliquid Explains $57 Million SK Hynix Perp Liquidations After Oracle Anomaly menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak yang terlibat dalam industri keuangan digital.

Hyperliquid Explains $57 Million SK Hynix Perp Liquidations After Oracle Anomaly akan terus menjadi topik perbincangan hangat di kalangan traders dan investor, terutama karena dampaknya yang signifikan pada pasar. Hyperliquid Explains $57 Million SK Hynix Perp Liquidations After Oracle Anomaly menunjukkan bahwa masih banyak hal yang perlu dipelajari dan diperbaiki dalam industri ini.

Related Post

Terbaru