Presiden.co.id – 16 Agustus 2026 | DeFiLlama, sebuah platform DeFi yang populer, telah mengalami serangan phishing yang berbahaya. Mereka mengorbankan kripto nyata untuk mendorong Apple beraksi dan menghapus aplikasi palsu dari toko aplikasi.
Menurut 0xngmi, pengembang DeFiLlama, tim mereka telah mencoba menghapus aplikasi palsu selama beberapa bulan dengan melaporkan pelanggaran merek dagang dan impersonasi kepada Apple. Namun, hanya setelah mereka mengorbankan kripto nyata dan melaporkan kasusnya kepada Apple, aplikasi palsu itu akhirnya dihapus.
Aplikasi palsu itu sangat sederhana, hanya meminta pengguna untuk memasukkan kata sandi seed phrase (12 atau 24 kata yang mengontrol dompet) dan kemudian mengosongkan kripto yang ada di dalamnya. Tidak ada aplikasi wallet atau analitis yang sah yang pernah meminta kata sandi seed phrase tersebut.
Baca Juga
Tim DeFiLlama juga mengaku bahwa mereka telah melihat beberapa kasus serupa di mana aplikasi palsu telah mengambil kripto dari pengguna. Mereka juga mengatakan bahwa mereka telah melihat beberapa kasus di mana aplikasi palsu telah mengambil kripto dari pengguna dengan menggunakan metode phishing yang lebih canggih.
Kasus serangan phishing ini menunjukkan bahwa Apple masih perlu meningkatkan keamanan toko aplikasi mereka. Mereka harus mengambil langkah-langkah untuk mencegah aplikasi palsu dari masuk ke dalam toko aplikasi.
Bahkan, Kaspersky telah menemukan 26 aplikasi wallet palsu di toko aplikasi Apple pada bulan April, beberapa di antaranya mengklaim sebagai Ledger, MetaMask, dan Trust Wallet. Kasus serupa juga telah terjadi di mana pengguna telah kehilangan kripto karena mereka telah mengunduh aplikasi palsu dari toko aplikasi.
Hal ini menunjukkan bahwa keamanan toko aplikasi Apple masih perlu ditingkatkan. Mereka harus mengambil langkah-langkah untuk mencegah aplikasi palsu dari masuk ke dalam toko aplikasi dan melindungi pengguna dari serangan phishing.
Kesimpulan, DeFiLlama telah mengorbankan kripto nyata untuk mendorong Apple beraksi dan menghapus aplikasi palsu dari toko aplikasi. Hal ini menunjukkan bahwa keamanan toko aplikasi Apple masih perlu ditingkatkan dan mereka harus mengambil langkah-langkah untuk mencegah aplikasi palsu dari masuk ke dalam toko aplikasi.




