Di belantara kata-kata yang ia jelajahi, Zriel Khoury merajut kisah. Lahir dari rahim sastra yang merindu, ia justru menemukan panggung cerita di antara riuh rendah denyut nadi Jakarta, menelisik tiap tikungan berita sejak tahun 2016. Saat jemarinya tak lagi menari di atas tuts keyboard berita, ia tenggelam dalam strategi yang terukir di medan virtual e-sports, sembari matanya menangkap arus politik lokal yang bergelombang.