Presiden.co.id – 15 Agustus 2026 | Wall Street hanya terlihat seperti ini pada 1929 dan 2000, apa artinya untuk Bitcoin? Sejarah telah menunjukkan bahwa ketika rasio CAPE (Cyclically Adjusted Price-to-Earnings) dari S&P 500 melebihi 30, kinerja 10 tahun dari saham Amerika Serikat seringkali moderat atau negatif. Pada kedua periode tersebut, rasio CAPE mencapai tingkat tertinggi sebelum kemudian mengalami penurunan signifikan.
SAPECAPE Ratio S&P 500 – Historis. Sumber: multpl.com .
Menurut data dari multpl.com, tingkat rasio CAPE saat ini mencapai 40-42, mendekati rekor sekitar 44 pada akhir tahun 1990-an. Hal ini menunjukkan bahwa saat ini, rasio CAPE berada di wilayah yang langka.
Baca Juga
Robert Shiller, pemenang Hadiah Nobel dalam bidang ekonomi, telah mengembangkan rasio CAPE untuk mengurangi distorsi pendek jangka. Dengan cara ini, rasio CAPE dapat memberikan gambaran yang lebih jelas tentang kinerja saham dalam jangka panjang.
Bitcoin, sebagai aset digital yang terpisah dari saham, memiliki hubungan yang unik dengan rasio CAPE. Menurut data, Bitcoin telah menunjukkan korelasi yang kuat dengan saham teknologi, terutama dalam periode-periode risiko tinggi. Namun, ada juga kemungkinan bahwa Bitcoin dapat berfungsi sebagai aset yang independen dari saham.
Analisis dari Raoul Pal, seorang analis investasi, menunjukkan bahwa Bitcoin memiliki korelasi yang tinggi dengan likuiditas global, yaitu 87%. Sementara itu, Nasdaq memiliki korelasi yang lebih tinggi, yaitu 97%. Hal ini menunjukkan bahwa Bitcoin dan saham teknologi lebih berfokus pada likuiditas daripada kinerja saham.
Hal ini juga menunjukkan bahwa Bitcoin dapat berfungsi sebagai aset yang independen dari saham, terutama dalam situasi di mana likuiditas global sedang meningkat. Namun, perlu diingat bahwa kinerja Bitcoin juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti kebijakan suku bunga, pertumbuhan pendapatan, dan kondisi likuiditas.
Kesimpulannya, Wall Street hanya terlihat seperti ini pada 1929 dan 2000, dan hal ini menunjukkan bahwa kinerja saham Amerika Serikat mungkin akan moderat atau negatif dalam jangka panjang. Namun, Bitcoin memiliki kemungkinan untuk berfungsi sebagai aset yang independen dari saham, terutama dalam situasi di mana likuiditas global sedang meningkat.




