Rencana Trump Ambil Saham AI: Anthropic Diuntungkan, OpenAI Terbebani?

Author Image

Terbit

7 Juni 2026, 22:19 WIB

Rencana Trump Ambil Saham AI: Anthropic Diuntungkan, OpenAI Terbebani?
Rencana Trump Ambil Saham AI: Anthropic Diuntungkan, OpenAI Terbebani?

Presiden.co.id – 07 Juni 2026 | Presiden Donald Trump baru-baru ini mengumumkan bahwa pemerintah AS mungkin akan mengambil saham di perusahaan AI raksasa seperti OpenAI, Anthropic, dan xAI. Namun, rencana ini justru bisa menjadi berkah bagi Anthropic yang tidak dilibatkan dalam negosiasi awal. Fenomena yang dikenal sebagai Trump’s AI Ownership Plan Could Benefit Anthropic at OpenAI’s Expense ini menjadi sorotan utama di kalangan investor dan pelaku industri.

Rencana Kepemilikan Saham Pemerintah

Trump mengatakan bahwa ide ini bertujuan untuk memberikan eksposur langsung kepada wajib pajak atas keuntungan AI. Pejabat senior AS telah mengadakan diskusi awal dengan perusahaan AI besar mengenai kemungkinan pemerintah memperoleh saham. Menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut, Anthropic tidak terlibat dalam percakapan itu. Sebaliknya, OpenAI justru aktif berdiskusi. CEO Sam Altman telah membahas konsep ini dengan pejabat administrasi sejak awal 2025, dan proposal kebijakan OpenAI pada April lalu juga menguraikan dana kekayaan publik yang dapat disokong oleh sumbangan saham.

Langkah ini memiliki preseden. Pemerintah AS sebelumnya mengambil sekitar 10% saham di Intel pada 2025 dan memegang posisi di IBM serta beberapa perusahaan kuantum. Jika saham serupa diterapkan pada valuasi OpenAI yang mencapai $852 miliar, sekitar $85 miliar akan beralih dari pemegang saham yang ada dan pembeli IPO. Tekanan politik juga datang dari kedua partai. Senator Bernie Sanders mengusulkan pajak satu kali sebesar 50% yang dibayar dalam bentuk saham pada OpenAI, Anthropic, dan xAI.

Posisi Unik Anthropic

Anthropic, yang saat ini sedang bersiap untuk IPO dengan valuasi mendekati $1 triliun, justru tidak hadir dalam diskusi kepemilikan saham pemerintah. Ketidakhadiran ini, yang pada awalnya akibat sengketa dengan pemerintah, kini menjadi aset terbesar mereka. Pada Februari lalu, Anthropic menolak ultimatum Pentagon terkait penggunaan militer Claude tanpa batasan. Trump kemudian memerintahkan badan federal untuk menghentikan bisnis dengan perusahaan tersebut pada 27 Februari. Pentagon bahkan menetapkan Anthropic sebagai risiko rantai pasokan, yang merupakan pertama kalinya bagi perusahaan AS. Anthropic menggugat pemerintah pada Maret dan kalah di banding pada April, meskipun Trump kemudian menyebut kemungkinan kesepakatan pertahanan.

Sengketa inilah yang membuat Anthropic absen dari percakapan ekuitas. Namun, menjelang IPO, independensi yang sama justru dapat dibaca sebagai cerita kepemilikan yang lebih bersih bagi investor publik. Trump’s AI Ownership Plan Could Benefit Anthropic at OpenAI’s Expense menjadi kenyataan ketika investor mulai mempertimbangkan risiko tata kelola yang tidak dimiliki Anthropic.

Dampak pada IPO dan Investor

Anthropic telah mengajukan S-1 rahasia pada 1 Juni setelah pendanaan Seri H senilai $65 miliar yang menilainya $965 miliar. OpenAI, yang terakhir dinilai $852 miliar pada Maret, juga bersiap untuk pencatatan sahamnya. Dengan adanya rencana kepemilikan saham pemerintah, investor harus memperhitungkan risiko tambahan yang mungkin membebani valuasi perusahaan yang terlibat. Sementara itu, Anthropic yang tidak terlibat justru dianggap memiliki cerita yang lebih bersih.

Pertemuan di Gedung Putih minggu depan diharapkan dapat memperjelas besaran saham, hak suara, dan perusahaan mana yang berpartisipasi. Hingga saat itu, pertanyaan terbuka adalah apakah pasar akan membayar premi untuk perusahaan AI yang tidak dimiliki pemerintah. Trump’s AI Ownership Plan Could Benefit Anthropic at OpenAI’s Expense menjadi isu sentral yang akan menentukan arah persaingan kedua raksasa AI ini.

Kesimpulan

Rencana kepemilikan saham AI oleh pemerintah Trump membawa dinamika baru bagi industri. Anthropic, yang sempat di-blacklist, kini justru diuntungkan karena tidak terbebani oleh negosiasi ekuitas. Sementara OpenAI harus menghadapi potensi dilusi saham dan campur tangan politik. Dalam jangka pendek, Trump’s AI Ownership Plan Could Benefit Anthropic at OpenAI’s Expense mungkin menjadi faktor kunci yang membedakan valuasi kedua perusahaan saat IPO. Investor dan pelaku pasar akan mencermati perkembangan pertemuan minggu depan untuk menentukan langkah selanjutnya.

Related Post

Terbaru