Presiden.co.id – 02 Juli 2026 | Senator Lummis Calls to Stop ‘Baseless Attacks’ on the Clarity Act menjadi sorotan utama dalam dunia politik saat ini. Senator Cynthia Lummis membela Clarity Act dari serangan tanpa dasar yang dilancarkan oleh Senator Elizabeth Warren. Lummis menyangkal klaim bahwa RUU digital-asset tersebut menciptakan celah keuangan ilegal dan menunjuk pada lebih dari 16 pengamanan yang tertulis dalam legislasi.
Latar Belakang
Perdebatan antara Lummis dan Warren terjadi saat Senat berlomba melawan kalender legislatif yang sempit. Lummis merespons setelah Warren berargumentasi bahwa lawan menggunakan crypto untuk memindahkan miliaran dan bahwa RUU tersebut akan melemahkan standar. Perselisihan ini menimbulkan kekhawatiran tentang keuangan ilegal yang menjadi titik sentral untuk legislasi tersebut.
Tanggapan Lummis
Lummis menyangkal bahwa Clarity Act melemahkan aturan keuangan ilegal, melainkan memperkuatnya. Ia menunjuk pada beberapa ketentuan dalam pembelaan publik. Lummis mencatat bahwa Bagian 201 menerapkan Undang-Undang Bank Kerahasiaan dan aturan anti-pencucian uang (BSA/AML) pada crypto. Bagian 303 menambahkan sanksi baru yang ditujukan pada Iran. Bagian 305 memungkinkan pertukaran untuk membekukan uang kotor. Lummis juga menyatakan, ‘Jika Anda tidak suka crypto, maka katakan saja, tetapi hentikan serangan tanpa dasar ini’.
Baca Juga
Keberatan dan Kekhawatiran
Keberatan dan kekhawatiran tentang keuangan ilegal telah menjadi titik sentral untuk legislasi tersebut. Kelompok penegak hukum dan koalisi Katolik memprotes dalam surat terpisah bulan lalu. Kekhawatiran mereka ditujukan pada Bagian 604, pelabuhan aman pengembang. Para kritikus mengatakan bahwa penghapusan yang luas dapat melemahkan pengawasan arus dana kriminal. Sementara itu, pasar prediksi telah berubah menjadi hati-hati. Pada Polymarket, peluang Clarity Act menjadi hukum pada 2026 turun menjadi 39%, turun dari 64% pada awal Juni.
Kesimpulan dari perdebatan ini menunjukkan bahwa Senator Lummis Calls to Stop ‘Baseless Attacks’ on the Clarity Act masih menjadi topik hangat dalam dunia politik. Lummis tetap membela Clarity Act dan menekankan pentingnya menghentikan serangan tanpa dasar pada RUU tersebut. Sementara itu, kekhawatiran tentang keuangan ilegal dan pengawasan arus dana kriminal tetap menjadi titik sentral dalam perdebatan ini.




