Italy’s Largest Bank Cuts BlackRock Bitcoin ETF Stake 94%: Rotasi ke Ethereum Mungkin?

Author Image

Terbit

4 Agustus 2026, 20:36 WIB

Italy's Largest Bank Cuts BlackRock Bitcoin ETF Stake 94%: Rotasi ke Ethereum Mungkin?
Italy's Largest Bank Cuts BlackRock Bitcoin ETF Stake 94%: Rotasi ke Ethereum Mungkin?

Presiden.co.id – 04 Agustus 2026 | Italy’s Largest Bank Cuts BlackRock Bitcoin ETF Stake 94%: Rotasi ke Ethereum Mungkin? Intesa Sanpaolo, grup bank terbesar di Italia, telah mengurangi posisinya di BlackRock’s iShares Bitcoin Trust (IBIT) sebesar 93,7% di kuartal terakhir. Bank ini juga meningkatkan posisinya di iShares Staked Ethereum Trust ETF, mencapai 349.600 saham, dengan nilai sebesar $7,1 juta.

Informasi ini disampaikan melalui laporan Form 13F yang diterbitkan bank ini. Laporan ini menunjukkan bahwa bank ini telah mengurangi posisinya di BlackRock’s iShares Bitcoin Trust (IBIT) dari 646.809 saham pada periode sebelumnya menjadi 40.723 saham pada periode terakhir. Nilai saham ini juga berkurang dari $1,36 juta menjadi $1.000.

Di sisi lain, posisi bank ini di iShares Staked Ethereum Trust ETF meningkat dari 116.200 saham menjadi 349.600 saham, dengan nilai sebesar $7,1 juta. Bank ini juga meningkatkan posisinya di Bitwise Solana Staking ETF, tetapi posisi ini kemudian berkurang menjadi 7 saham. Bank ini juga masih mempertahankan posisinya di ARK 21Shares Bitcoin ETF (ARKB), yang merupakan posisinya yang terbesar, dengan nilai sebesar $67,6 juta.

Intesa Sanpaolo tidak sendirian dalam rotasi ini. Perusahaan perdagangan terkemuka, Jane Street, juga telah mengurangi posisinya di BlackRock’s iShares Bitcoin Trust (IBIT) sebesar 71% pada kuartal pertama. Namun, perusahaan ini juga meningkatkan posisinya di iShares Ethereum Trust (ETHA) sebesar 11,1 juta saham. Perusahaan ini juga meningkatkan posisinya di Fidelity Ethereum Fund dari $3,1 juta menjadi $43,6 juta.

Analisis menunjukkan bahwa Ethereum (ETH) staking yield menjadi pusat perhatian dalam rotasi ini. BlackRock’s staked Ethereum product dirancang untuk mendapatkan reward jaringan pada sahamnya, yang tidak dapat ditawarkan oleh produk Bitcoin. Data aliran dari kuartal yang sama menunjukkan bahwa rotasi ini tidak hanya terjadi di Intesa Sanpaolo, tetapi juga di perusahaan lain. Perusahaan lain juga telah meningkatkan posisinya di iShares Ethereum Trust (ETHA) dan meningkatkan posisinya di Fidelity Ethereum Fund.

Rotasi ke Ethereum ini kemungkinan besar disebabkan oleh staking yield yang lebih tinggi dari Ethereum dibandingkan dengan Bitcoin. Staking yield adalah sistem yang memungkinkan investor untuk mendapatkan reward jaringan pada saham mereka. Ethereum memiliki staking yield yang lebih tinggi dibandingkan dengan Bitcoin, sehingga membuat investor lebih tertarik untuk memasukkannya ke dalam portofolio mereka.

Kesimpulan: Rotasi ke Ethereum ini menunjukkan bahwa investor mulai memperhatikan staking yield sebagai faktor penting dalam investasi. Dengan staking yield yang lebih tinggi, Ethereum menjadi pilihan yang lebih menarik bagi investor. Namun, perlu diingat bahwa rotasi ini masih bersifat awal dan perlu diikuti dengan hati-hati.

Related Post

Terbaru