MicroStrategy CEO Jual Saham Rp170 Miliar di Tengah Pasar Kripto yang Tidak Stabil

Author Image

Terbit

7 Juni 2026, 05:29 WIB

MicroStrategy CEO Jual Saham Rp170 Miliar di Tengah Pasar Kripto yang Tidak Stabil
MicroStrategy CEO Jual Saham Rp170 Miliar di Tengah Pasar Kripto yang Tidak Stabil

Presiden.co.id – 07 Juni 2026 | Dalam sebuah langkah yang mengejutkan pasar kripto, MicroStrategy CEO Sells $11 Million Worth of Shares pada pekan ini, tepat saat Bitcoin mengalami tekanan harga yang signifikan. Phong Le, CEO MicroStrategy, menjual 93.738 saham perusahaan dengan harga rata-rata $118,73 per saham, menghasilkan sekitar $11,1 juta atau setara Rp170 miliar. Penjualan ini terjadi hanya beberapa jam setelah Michael Saylor, pendiri MicroStrategy, kembali menegaskan keyakinannya pada Bitcoin sebagai aset jangka panjang yang unggul.

Konteks Pasar yang Tidak Menguntungkan

Bitcoin sempat turun di bawah level psikologis $60.000 untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun, hanya beberapa jam sebelum penjualan saham tersebut. Saylor, dalam pernyataannya, justru melihat situasi ini sebagai penguatan argumen untuk Bitcoin. “Pembangunan AI menyerap modal dalam skala bersejarah, menciptakan tekanan sementara di pasar global. Itu tidak melemahkan Bitcoin, justru memperkuat kasus untuk modal digital yang langka dan likuid. Bitcoin tetap menjadi aset premium untuk jangka panjang,” ujar Saylor. Namun, tindakan Le justru bertolak belakang dengan optimisme tersebut.

Detail Penjualan dan Alasan di Baliknya

MicroStrategy CEO Sells $11 Million Worth of Shares berdasarkan rencana perdagangan Rule 10b5-1 yang telah ditetapkan pada Mei 2024. Artinya, penjualan ini bersifat otomatis dan tidak dipilih secara langsung oleh Le. Lebih lanjut, penjualan tersebut digunakan untuk menutupi tagihan pajak dari 190.740 unit saham kinerja yang vested pada 3 Juni. Unit-unit tersebut dibayarkan pada 200% karena total pengembalian tiga tahun MicroStrategy berada di kuartil teratas Indeks Nasdaq. Meskipun demikian, fakta bahwa MicroStrategy CEO Sells $11 Million Worth of Shares di saat Bitcoin tertekan menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor.

Dampak pada Persepsi Pasar

MicroStrategy diperdagangkan sebagai proxy Bitcoin dengan leverage. Investor membeli sahamnya untuk mendapatkan eksposur terhadap kepemilikan Bitcoin perusahaan yang besar dan sikap Saylor yang tidak pernah menjual. Namun, penjualan saham oleh CEO ini, meskipun untuk keperluan pajak, dianggap sebagai keretakan simbolis dalam benteng “never sell”. Analis Ted Pillows berkomentar, “Bukan waktu yang tepat untuk melakukan ini.” Selain itu, perusahaan baru saja melakukan penjualan Bitcoin pertama sejak 2022 sebanyak 32 BTC untuk keperluan dividen, semakin memperkuat kekhawatiran.

Perdebatan Maximalisme Kripto Kembali Mengemuka

MicroStrategy CEO Sells $11 Million Worth of Shares membuka kembali perdebatan di kalangan maximalist Bitcoin. Sejak lama, kritikus telah memperingatkan tentang masalah yang ditimbulkan oleh MicroStrategy terhadap Bitcoin, dan langkah ini seolah membenarkan kekhawatiran tersebut. Meskipun Le masih memegang 119.925 saham MicroStrategy, aksinya dinilai mengikis kepercayaan pada perusahaan sebagai proxy Bitcoin murni.

Kesimpulan

Penjualan saham oleh CEO MicroStrategy di tengah tekanan pasar Bitcoin menimbulkan pertanyaan tentang konsistensi antara retorika optimis Saylor dan tindakan eksekutifnya. Meskipun penjualan ini bersifat otomatis dan untuk keperluan pajak, dampak psikologisnya terhadap pasar tidak bisa diabaikan. Investor kini menanti langkah selanjutnya dari MicroStrategy dan perkembangan harga Bitcoin untuk menentukan arah pasar ke depan.

Related Post

Terbaru