Presiden.co.id – 03 Agustus 2026 | Robinhood Cleared for UK Crypto, But There Are Major Limits menjadi topik hangat setelah Robinhood Markets memperoleh persetujuan dari otoritas keuangan Inggris (FCA) untuk melakukan kegiatan crypto di UK. Namun, persetujuan ini datang dengan batasan yang cukup signifikan. Pada tanggal 31 Juli 2026, FCA menambahkan Robinhood U.K. Ltd ke dalam daftar crypto mereka, tetapi dengan syarat bahwa perusahaan hanya dapat mengatur transaksi crypto dan tidak dapat memegang aset crypto milik pelanggan.
Latar Belakang
Robinhood telah menjadi broker saham yang disetujui oleh FCA di Inggris sejak Agustus 2019. Namun, ini merupakan kali pertama perusahaan memasuki pasar crypto di UK. Persetujuan ini menandai langkah penting bagi Robinhood untuk memperluas layanannya di Inggris, tetapi batasan yang diberlakukan oleh FCA membuat prospek perdagangan crypto di UK menjadi kurang optimis.
Batasan yang Diberlakukan
Batasan utama yang diberlakukan oleh FCA adalah Robinhood hanya dapat mengatur transaksi crypto dan tidak dapat memegang aset crypto milik pelanggan. Artinya, perusahaan harus meneruskan pesanan pelanggan ke perusahaan lain untuk dieksekusi. Selain itu, Robinhood juga dilarang menyediakan mesin ATM crypto tanpa persetujuan tertulis dari FCA. Batasan ini menunjukkan bahwa FCA masih memiliki kekhawatiran tentang risiko yang terkait dengan perdagangan crypto.
Baca Juga
Implikasi bagi Pelanggan
Bagi pelanggan, persetujuan ini tidak menawarkan jaminan keamanan yang signifikan. FCA telah memperingatkan bahwa layanan crypto tidak mungkin dilindungi jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Skema kompensasi Inggris jarang menangani kerugian crypto, dan ombudsman keuangan biasanya tidak dapat membantu. Ini berarti bahwa pelanggan harus tetap waspada dan memahami risiko yang terkait dengan perdagangan crypto.
Konkuren dan Strategi Masa Depan
Robinhood bukanlah pemain pertama di pasar crypto UK. Perusahaan seperti Kraken, Coinbase, dan Revolut telah lebih dulu memperoleh persetujuan dari FCA dan memiliki kebebasan yang lebih besar dalam melakukan kegiatan crypto. Robinhood telah mencoba memperluas kehadirannya di UK sebelumnya, tetapi upaya tersebut gagal. Dengan persetujuan ini, Robinhood tampaknya hanya melakukan housekeeping dan tidak benar-benar meluncurkan layanan crypto yang komprehensif di UK.
Kesimpulan
Persetujuan Robinhood Cleared for UK Crypto, But There Are Major Limits menunjukkan bahwa perjalanan Robinhood di pasar crypto UK masih panjang dan berliku. Dengan batasan yang diberlakukan oleh FCA, Robinhood harus berhati-hati dalam merencanakan strategi masa depannya. Apakah perusahaan dapat mengatasi batasan ini dan menjadi pemain utama di pasar crypto UK, ataukah persetujuan ini hanya menjadi langkah sementara sebelum memutuskan untuk fokus pada pasar lain? Hanya waktu yang akan menjawabnya.




