Presiden.co.id – 08 Juni 2026 | Pendiri Solana, Anatoly Yakovenko, dengan tegas menolak peringatan Senator Bernie Sanders tentang dampak kecerdasan buatan (AI) terhadap lapangan kerja di Amerika Serikat. Dalam serangkaian unggahan di media sosial, Solana Founder Anatoly Yakovenko Mocks Bernie Sanders’ AI Jobs Warning dengan menyebutnya sebagai fiksi ilmiah yang hipotetis dan tidak relevan dengan masalah nyata yang dihadapi rakyat.
Peringatan Sanders dan Respons Keras Yakovenko
Senator independen dari Vermont itu sebelumnya menyatakan bahwa AI dan robotika dapat menghilangkan jutaan pekerjaan Amerika. Ia juga mengecam Kongres yang dianggapnya tidak berbuat banyak karena terintimidasi oleh donasi industri AI ke super PAC. “Apakah Kongres melakukan sesuatu untuk membantu jutaan pekerja yang bisa kehilangan pekerjaan karena AI dan robotika? Tidak. Mereka terintimidasi oleh ratusan juta dolar yang mengalir ke super PAC,” tulis Sanders di Twitter.
Namun, Solana Founder Anatoly Yakovenko Mocks Bernie Sanders’ AI Jobs Warning dengan nada sinis. “Sanders fokus pada masalah fiksi ilmiah hipotetis karena dia benar-benar tidak berguna dalam menyelesaikan masalah nyata,” balas Yakovenko dalam sebuah thread. Ia menambahkan bahwa kekhawatiran terhadap AI justru mengalihkan perhatian dari bahaya perencanaan sentral yang pernah ia alami saat keluarganya meninggalkan Uni Soviet dengan hanya membawa $50 per orang.
Baca Juga
Pertahanan Pasar Bebas dan DeFi
Dalam lebih dari belasan balasan, Yakovenko memperluas argumennya ke ranah ekonomi dan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Ia berargumen bahwa miliarder tidak menimbun kekayaan, melainkan memegang modal yang pada akhirnya meningkatkan taraf hidup. “500 triliuner tambahan akan menggandakan standar hidup global,” klaimnya. Ia juga menekankan bahwa setiap pasar yang menguntungkan pada akhirnya akan dibangun ulang sebagai kontrak pintar. “Tidak ada kereta terakhir. Apa pun yang menghasilkan keuntungan dan bisa dibangun sebagai kontrak pintar akan dibangun berulang kali. Itulah inti dari DeFi: mengurangi biaya keuangan menjadi biaya perangkat lunak,” tulisnya.
Pendiri Solana itu juga pernah menyampaikan argumen serupa di hadapan Kongres, mendorong para pembuat undang-undang untuk mendukung para pengembang kripto. Sikapnya yang blak-blakan sebelumnya telah memicu kontroversi di komunitas, namun kali ini ia mendapat dukungan dari kalangan pendukung pasar bebas.
Dampak pada Industri Kripto dan AI
Peringatan Sanders didasarkan pada data nyata: Leading the Future, jaringan super PAC AI yang didukung oleh presiden OpenAI Greg Brockman dan Andreessen Horowitz, telah mengumpulkan $125 juta pada akhir 2025 dan berkomitmen mengeluarkan setidaknya $100 juta untuk pemilu paruh waktu. Sementara itu, jajak pendapat menunjukkan bahwa pemilih Amerika semakin tidak percaya pada kripto dan AI di tengah derasnya uang PAC.
Harga Solana (SOL) sendiri tercatat naik hampir 6% dalam 24 jam terakhir menjadi $65,36 pada saat berita ini ditulis. Pertarungan wacana antara Yakovenko dan Sanders ini diperkirakan akan memengaruhi pandangan para pembuat kebijakan menjelang pemilihan primer mendatang.
Kesimpulan
Solana Founder Anatoly Yakovenko Mocks Bernie Sanders’ AI Jobs Warning dengan argumen yang tajam dan terstruktur, mengaitkannya dengan pertahanan terhadap DeFi dan pasar bebas. Meskipun peringatan Sanders tentang dampak AI pada pekerjaan didukung oleh data donasi politik, Yakovenko berhasil mengalihkan fokus ke masalah yang lebih mendesak: ancaman perencanaan sentral dan pentingnya inovasi tanpa hambatan. Perdebatan ini mencerminkan ketegangan yang lebih luas antara regulasi dan kebebasan ekonomi di era digital.




