Presiden.co.id, 13 Mei 2026 –Kurs rupiah terhadap dolar AS melemah pada pembukaan perdagangan hari ini, Selasa, 12 Mei 2026. Rupiah bergerak melemah 69 poin atau 0,40 persen menjadi 17.483 dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level 17.414 per dolar AS. Namun, pada pukul 10.20 WIB, kurs rupiah telah menembus 17.510 per USD berdasarkan data wise.com.
Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan rupiah melemah karena harapan damai AS-Iran sedang meredup. Sementara itu, harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan kenaikan signifikan sebesar Rp40.000 hingga menembus level Rp2.859.000 per gram pada perdagangan Selasa, 12 Mei 2026.
Beberapa poin penting yang perlu diperhatikan adalah:
Baca Juga
- Kurs rupiah melemah 69 poin atau 0,40 persen menjadi 17.483 dolar AS.
- Harga emas batangan Antam naik Rp40.000 hingga Rp2.859.000 per gram.
- Rupiah menembus 17.510 per USD pada pukul 10.20 WIB.
- Harapan damai AS-Iran sedang meredup sehingga mempengaruhi kurs rupiah.
Mantan Menteri Pendidikan, Riset, Kebudayaan dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, menghadapi sidang tuntutan dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) hari ini.
Kesimpulan dari berita ini adalah bahwa kurs rupiah melemah dan harga emas naik. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk harapan damai AS-Iran yang sedang meredup. Oleh karena itu, penting untuk terus memantau perkembangan ekonomi dan politik untuk memahami dampaknya terhadap nilai tukar rupiah dan harga emas.




