Kementan Upayakan Stabilisasi Harga Daging Ayam dan Telur

Author Image

Terbit

13 Mei 2026, 19:16 WIB

Kementan Upayakan Stabilisasi Harga Daging Ayam dan Telur
Kementan Upayakan Stabilisasi Harga Daging Ayam dan Telur

Presiden.co.id, 13 Mei 2026 –Kementerian Pertanian (Kementan) meminta Badan Gizi Nasional (BGN) untuk meningkatkan frekuensi penggunaan daging ayam dan telur dalam menu Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mendukung serapan kedua komoditas tersebut di Tanah Air. Hal ini disampaikan oleh Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan Agung Suganda dalam konferensi pers di Jakarta.

Menurut Agung, komoditas daging ayam dan telur berada dalam kondisi surplus dan bahkan sudah diekspor ke sejumlah negara. Adanya Program MBG ini justru adalah yang bisa menstabilkan harga daging ayam dan telur di Tanah Air karena sebelum ada program ini harga di tingkat peternak sangat fluktuatif.

Berikut beberapa poin penting terkait upaya Kementan dalam menstabilkan harga daging ayam dan telur:

  • Kementan telah mengadakan pertemuan dengan asosiasi terkait yang juga dihadiri oleh perwakilan BGN untuk mendukung penyerapan produk daging ayam dan telur dari peternak lokal.
  • Kementan juga sudah bersurat dengan Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran BGN meminta agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) melakukan penyerapan kedua komoditas itu dari para peternak yang berada di lokasi masing-masing.
  • Langkah ini diambil karena saat ini harga telur dan ayam hidup di tingkat peternak juga turun di bawah harga yang ditetapkan oleh pemerintah.
  • Dengan penyerapan komoditas oleh 28.390 SPPG yang menjalankan Program MBG diharapkan mampu meningkatkan serapan dan menstabilkan harga kedua komoditas itu.

Selain itu, Kementan juga memastikan ketersediaan hewan kurban jelang Hari Raya Idul Adha 2026 berada dalam kondisi aman dan terkendali untuk memenuhi kebutuhan yang mengalami peningkatan pada tahun ini. Kementan menyiapkan sebanyak 9.743 petugas untuk memantau pelaksanaan penyembelihan hewan kurban.

Dalam upaya meningkatkan efisiensi distribusi ternak, Kementan bersama KAI Logistik mendorong reaktivasi dan modernisasi angkutan ternak menggunakan moda kereta api. Layanan ini disiapkan oleh KAI Logistik untuk pengiriman hewan ternak menggunakan gerbong khusus hasil modifikasi kontainer.

Kesimpulan dari upaya Kementan ini adalah untuk meningkatkan serapan dan menstabilkan harga daging ayam dan telur, serta memastikan ketersediaan hewan kurban yang aman dan terkendali. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat menikmati harga yang terkendali dan ketersediaan yang memadai untuk kebutuhan sehari-hari.

Related Post

Terbaru