Presiden.co.id – 25 Juli 2026 | Intel Beat Earnings by $1.7 Billion and Fell 11% as Cramer Turned Bullish menjadi topik hangat di dunia ekonomi dan teknologi. Perusahaan teknologi raksasa ini berhasil melampaui pendapatan yang diperkirakan sebesar $1,7 miliar, namun sahamnya jatuh 11%.
Laporan Keuangan Intel
Intel melaporkan pendapatan sebesar $16,1 miliar, yang meningkat 25% dari periode sebelumnya. Analis keuangan telah memperkirakan pendapatan sebesar $14,42 miliar. Unit data center dan AI Intel tumbuh 59% menjadi $6,3 miliar. Laba yang disesuaikan mencapai 42 sen per saham.
Menurut Lip-Bu Tan, CEO Intel, hasil Q2 ini merupakan pertumbuhan pendapatan terkuat dalam lebih dari 15 tahun. Finance chief Dave Zinsner juga menjanjikan peningkatan pengeluaran untuk peralatan dan bahan pabrik.
Baca Juga
Penurunan Saham Intel dan AMD
Namun, setelah laporan keuangan ini, saham Intel jatuh 10,88%. RSI (Relative Strength Index), sebuah indikator momentum, berada pada level 29,07, yang menunjukkan adanya penjualan besar-besaran. Sementara itu, saham AMD juga jatuh 5,49%, meskipun perusahaan ini memiliki berita baik dengan kesepakatan pasokan chip dengan Anthropic.
Penurunan saham ini terjadi saat seluruh sektor teknologi sudah melemah. Dana chip SOXX berada sekitar 15,7% di bawah tingkat tertinggi pada Juni. Scott Rubner, kepala strategi derivatif ekuitas di Citadel Securities, menyebutnya sebagai sinyal chip yang langka.
Dampak Inverse Cramer
Jim Cramer, seorang analis keuangan terkenal, memposting "Intel adalah yang satu" setelah laporan keuangan ini. Namun, penelitian menunjukkan bahwa efek Cramer sebenarnya tidak terlalu signifikan. Sebuah studi oleh Management Science menemukan bahwa pilihan Cramer hanya meningkat 2,4% pada malam hari, dan keuntungan ini kemudian memudar dalam beberapa bulan.
Cramer sendiri telah mendumping teknologi sebelum laporan keuangan ini dan menjadi lebih hati-hati terhadap pasar secara keseluruhan. Ia menyalahkan minyak, suku bunga, dan Timur Tengah sebagai penyebabnya, bukan chip.
Yield obligasi 10 tahun AS mencapai level tertinggi sejak Januari. Pembukaan hari Senin akan menentukan arah pasar selanjutnya.
Intel Beat Earnings by $1.7 Billion and Fell 11% as Cramer Turned Bullish masih menjadi topik yang hangat dibicarakan. Dengan laporan keuangan yang kuat, namun penurunan saham yang signifikan,Intel Beat Earnings by $1.7 Billion and Fell 11% as Cramer Turned Bullish merupakan contoh bahwa Intel Beat Earnings by $1.7 Billion and Fell 11% as Cramer Turned Bullish tidak selalu berarti kesuksesan di pasar saham.



