Tether Raih $1,5 Miliar di Q2, Namun Bantalan Cadangan Tetap Terkurangi

Author Image

Terbit

31 Juli 2026, 23:34 WIB

Tether Raih $1,5 Miliar di Q2, Namun Bantalan Cadangan Tetap Terkurangi
Tether Raih $1,5 Miliar di Q2, Namun Bantalan Cadangan Tetap Terkurangi

Presiden.co.id – 31 Juli 2026 | Tether Made $1.5 Billion in Q2 and Its Reserve Cushion Still Halved, menunjukkan bahwa perusahaan stablecoin ternama ini telah meraih pendapatan sebesar $1,5 miliar pada kuartal II tahun ini. Namun, bantalan cadangan yang melindungi pemegang Tether (USDT) telah berkurang setengahnya. Cadangan surplus ditutup pada Juni dengan nilai $4,11 miliar, turun dari rekor $8,23 miliar sebelumnya.

Laporan Keuangan

Laporan keuangan Tether untuk kuartal II tahun 2026, yang disiapkan oleh firma akuntan BDO, memastikan bahwa USDT tetap overcollateralized. Namun, laporan ini tidak menjelaskan kemana lebih dari $5 miliar surplus tersebut pergi. Pada akhir Juni, aset total Tether mencapai $187,75 miliar, sedangkan liabilitasnya sebesar $183,64 miliar. Tiga bulan sebelumnya, aset berada pada $191,77 miliar, menunjukkan penurunan sekitar $4 miliar, sedangkan liabilitas token hampir tidak berubah.

Perubahan Kata-Kata

Perubahan kata-kata dalam laporan keuangan Tether juga menarik perhatian. Pada rilis sebelumnya, disebutkan "net profit", namun pada rilis terbaru, disebutkan "net operating profit", yang menghilangkan fluktuasi mark-to-market pada aset seperti emas dan Bitcoin. Kedua aset tersebut mengalami pergerakan tajam selama kuartal ini.

Performa Kuat Tether

Meskipun bantalan cadangan berkurang, Tether masih menunjukkan performa yang kuat. Perusahaan stablecoin ini menghasilkan $1,5 miliar dalam bentuk net operating profit dan mempertahankan cadangan sebesar $4,11 miliar. Selain itu, Tether juga memperluas pegangan emasnya menjadi lebih dari 146 ton.

Tiga Pengungkapan yang Menghilang

Tiga pengungkapan yang menghilang dari laporan keuangan Tether adalah nilai aset kelas utama, termasuk $141 miliar dalam surat utang negara, sekitar $20 miliar dalam emas, dan sekitar $7 miliar dalam Bitcoin. Pada laporan terbaru, hanya disebutkan bahwa emas muncul sebagai tonase, sedangkan pegangan surat utang negara Tether digambarkan sebagai bagian mayoritas dari cadangan.

Kesimpulan

Tether Made $1.5 Billion in Q2 and Its Reserve Cushion Still Halved menunjukkan bahwa perusahaan stablecoin ini masih memiliki performa yang kuat, namun penurunan bantalan cadangan menjadi perhatian. Dengan demikian, Tether perlu menjelaskan kemana surplus yang hilang dan bagaimana mereka akan mempertahankan kepercayaan investor. Tether Made $1.5 Billion in Q2 and Its Reserve Cushion Still Halved akan terus menjadi perhatian dalam industri keuangan digital.

Related Post

Terbaru