Every Bitcoin Bottom Since 2012 Hit This Zone: We’re Not There Yet – Analis Sebut BTC Bisa Anjlok ke $56.000

Author Image

Terbit

3 Juni 2026, 22:49 WIB

Every Bitcoin Bottom Since 2012 Hit This Zone: We’re Not There Yet – Analis Sebut BTC Bisa Anjlok ke $56.000
Every Bitcoin Bottom Since 2012 Hit This Zone: We’re Not There Yet – Analis Sebut BTC Bisa Anjlok ke $56.000

Presiden.co.id – 03 Juni 2026 | Jakarta – Pergerakan harga Bitcoin (BTC) yang saat ini berada di sekitar $67.000 masih menyisakan tanda tanya besar. Berdasarkan data on-chain dari Glassnode, indikator yang memantau perilaku pemegang jangka panjang (long-term holder/LTH) justru menunjukkan bahwa tekanan jual belum mencapai puncaknya. Faktanya, Every Bitcoin Bottom Since 2012 Hit This Zone: We’re Not There Yet. Artinya, setiap titik terbawah Bitcoin sejak 2012 selalu menyentuh zona tertentu, dan saat ini kita belum berada di sana.

NUPL LTH Masih di Ambang Atas Zona Bottom

Salah satu metrik utama adalah Long-Term Holder Net Unrealized Profit and Loss (LTH NUPL) yang kini berada di kisaran 0,25. Angka ini menempati batas atas dari pita oranye yang secara historis menjadi area terbentuknya dasar siklus. Sejak 2012, setiap bottom besar—2012, 2015, 2019, dan 2022—terjadi saat NUPL masuk lebih dalam ke zona oranye atau bahkan merah. Kini, Every Bitcoin Bottom Since 2012 Hit This Zone: We’re Not There Yet karena NUPL belum menunjukkan sinyal akumulasi yang khas.

Pasokan LTH Capai Rekor Tertinggi

Meski NUPL masih jauh dari zona capitulasi, jumlah Bitcoin yang dipegang oleh LTH justru mencetak rekor baru, yakni sekitar 15 juta BTC. Pola ini berulang di setiap siklus: di tengah pasar bearish, LTH menyerap koin dari spekulan jangka pendek. Namun, aksi beli ini belum cukup untuk membalikkan tren. Every Bitcoin Bottom Since 2012 Hit This Zone: We’re Not There Yet – tekanan jual masih didominasi oleh pemegang muda yang kurang memiliki keyakinan kuat.

Proyeksi Harga: $56.000 Jadi Target Terdekat

Glassnode juga menyoroti metrik LTH Relative Unrealized Loss yang saat ini sebesar 15,5%. Artinya, untuk setiap dolar yang diinvestasikan LTH, sekitar 15 sen berada dalam posisi rugi belum terealisasi. Pada bottom siklus 2019 dan 2022, angka ini sempat melampaui 50%. Dengan kata lain, Every Bitcoin Bottom Since 2012 Hit This Zone: We’re Not There Yet – masih ada ruang penurunan yang signifikan. Analis memperkirakan jika BTC turun ke zona $56.000, kerugian relatif LTH akan naik ke 30-40%, mendekati level capitulasi awal. Bahkan, penurunan lebih dalam ke $44.000 tidak dapat dikesampingkan jika NUPL terus merosot ke zona merah.

Sebaliknya, jika BTC mampu merebut kembali level $105.000, skenario bearish ini akan batal karena LTH akan kembali menikmati profit besar. Namun, dengan harga saat ini yang masih turun 11,6% dalam sepekan dan 36,3% secara tahunan, jalur resistensi terkecil masih mengarah ke bawah.

Kesimpulan

Data on-chain menunjukkan bahwa meskipun tekanan sudah terasa, Bitcoin belum mencapai titik capitulasi yang menandai bottom historis. Every Bitcoin Bottom Since 2012 Hit This Zone: We’re Not There Yet – investor perlu bersiap untuk potensi penurunan lebih lanjut sebelum akhirnya pasar menemukan dasar yang sesungguhnya.

Related Post

Terbaru