SpaceX Stock Mengalami Penurunan 35% Dari Puncaknya Meskipun Sudah Masuk Nasdaq-100

Author Image

Terbit

9 Juli 2026, 11:20 WIB

SpaceX Stock Mengalami Penurunan 35% Dari Puncaknya Meskipun Sudah Masuk Nasdaq-100
SpaceX Stock Mengalami Penurunan 35% Dari Puncaknya Meskipun Sudah Masuk Nasdaq-100

Presiden.co.id – 09 Juli 2026 | SpaceX Stock Falls 35% From Peak Even After Nasdaq-100 Inclusion menjadi sorotan dalam beberapa hari terakhir setelah saham perusahaan ini mengalami penurunan sebanyak 35% dari puncaknya. Hal ini terjadi meskipun SpaceX baru saja masuk ke dalam indeks Nasdaq-100. Penurunan ini terjadi karena adanya penjualan besar-besaran yang mengalahkan pembelian paksa oleh dana indeks.

Latar Belakang

SpaceX (SPCX) mencapai puncaknya pada $225,64 setelah IPO, namun kemudian mengalami penurunan hingga $148 pada 8 Juli, di bawah harga debut $150 untuk kedua kalinya berturut-turut. Ini menghapus hampir semua keuntungan yang diperoleh SpaceX sejak listing rekor pada 12 Juni. Pola ini tidak asing, karena Palantir juga mengalami hal serupa setelah bergabung dengan Nasdaq-100 pada akhir 2024, dengan penurunan sekitar 25% dalam beberapa minggu.

Penurunan Saham

SpaceX Stock Falls 35% From Peak Even After Nasdaq-100 Inclusion masih menjadi topik hangat karena penurunan ini terjadi meskipun ada kebutuhan mekanis untuk membeli saham oleh dana indeks. Ini menunjukkan bahwa investor tidak ragu untuk menjual saham mereka, bahkan ketika ada tekanan untuk membeli. Penurunan ini meninggalkan SpaceX dengan kapitalisasi pasar sekitar $1,9 triliun, yang masih sangat besar.

Valuasi Perusahaan

Valuasi SpaceX yang mencapai $1,9 triliun ini didukung oleh pendapatan yang mencapai $18,7 miliar pada 2025, naik sekitar 33% dari tahun sebelumnya. Unit internet satelit Starlink menjadi penyumbang utama pertumbuhan ini, dengan pendapatan lebih dari $11 miliar pada 2025, atau sekitar 61% dari total pendapatan perusahaan. Meskipun demikian, SpaceX masih mengalami kerugian pada 2025 sebesar $4,9 miliar dan $4,3 miliar lebih pada kuartal pertama 2026, terutama karena biaya pengembangan xAI dan Starship.

Reaksi Investor

Wall Street secara umum masih optimis terhadap prospek SpaceX setelah masuk Nasdaq-100. Beberapa firma keuangan seperti Morgan Stanley, Bernstein, RBC, dan UBS memulai liputan dengan peringkat beli. Sementara itu, MoffettNathanson mengambil sikap netral, dan CFRA merekomendasikan agar investor menjual saham mereka. Pertumbuhan keuntungan Starlink mungkin akan menentukan seberapa jauh saham ini dapat jatuh. Investor akan memperhatikan apakah bisnis ini dapat mengungguli biaya AI dan pengembangan roket yang terus meningkat.

SpaceX Stock Falls 35% From Peak Even After Nasdaq-100 Inclusion menjadi peringatan bahwa bahkan perusahaan dengan valuasi besar seperti SpaceX tidak kebal terhadap fluktuasi pasar. Penting untuk terus memantau kinerja perusahaan dan tren pasar untuk membuat keputusan investasi yang tepat.

Related Post

Terbaru