Presiden.co.id – 27 Juli 2026 | Harga minyak tumbang 7% pada hari Minggu setelah seorang pejabat senior Iran mengatakan kepada Reuters bahwa Tehran akan menghentikan serangan jika AS mempertahankan pause pengeboman. Oil Slides 7% as Iran Signals It Will Halt Attacks If US Pause Holds menjadi topik utama dalam perubahan harga minyak ini.
Latar Belakang
Oil Slides 7% as Iran Signals It Will Halt Attacks If US Pause Holds menandai perubahan besar dalam konflik yang sedang berlangsung antara Iran dan AS. Pejabat Iran mengatakan bahwa Tehran akan menghentikan serangan jika AS mempertahankan pause pengeboman, sehingga harga minyak turun 7% menjadi $90,9 per barel.
Dampak pada Harga Minyak
Harga minyak Brent turun lebih dari 7% menjadi $90,9 per barel, sedangkan harga minyak West Texas Intermediate turun 7% menjadi $84 per barel. Oil Slides 7% as Iran Signals It Will Halt Attacks If US Pause Holds menunjukkan bahwa perubahan harga minyak sangat dipengaruhi oleh situasi politik dan militer.
Baca Juga
Reaksi dari Pemerintah AS
Duta Besar AS untuk PBB, Mike Waltz, mengatakan bahwa Presiden Donald Trump memutuskan untuk menghentikan pengeboman untuk memberikan ruang bagi diplomasi. Namun, pejabat Iran lebih skeptis tentang kemungkinan gencatan senjata yang langgeng. Oil Slides 7% as Iran Signals It Will Halt Attacks If US Pause Holds menunjukkan bahwa situasi ini masih sangat tidak pasti.
Kesimpulan
Oil Slides 7% as Iran Signals It Will Halt Attacks If US Pause Holds menandai perubahan besar dalam harga minyak dan situasi politik antara Iran dan AS. Harga minyak turun 7% setelah Iran sinyal akan menghentikan serangan jika AS berhenti, namun situasi ini masih sangat tidak pasti dan dapat berubah sewaktu-waktu.




